kematian

beliau wafat setelah sholat maghrib di hari ke 19 ramadhan 1430H..tenang sekali..begitu penuturan putanya yang ada disisi bapaknya ketika wafat. Sudah seringkali saya ta’ziah tapi setiap itu pula ada rasa yang susah untuk diungkapkan, betapa hidup ini begitu singkat (bapak saudara saya itu wafat di usia 94 tahun), begitu singkatnya jika dibandingkan perjalanan umur dunia ini pasti sangatlah kecil, apalagi jika dibandingkan kehidupan kekal nanti…..nyaris tidak ada nilainya,tapi kehidupan dunia yang singkat itu punya dampak yang sangat menentukan di kehidupan selanjutnya.

benarlah yang seorang ustadz katakan,” kesusahan sebesar apapun dunia tidak ada artinya dibandingkan kebahagiaan kelak di surga dan kesenangan sebesar apapun tidak akan terasa sedikitpun dibandingkan kesusahan di neraka”

mari saya mengajak saya pribadi dan kita semua untuk memasuki surganya ALLOH SWT bersama-sama dengan memaksimalkan sisa usia kita dengan kebaikan, siapa yang tahu kapan ajal kita menjelang dan itu suatu kepastian adanya..